.. Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Resmikan Gedung Baru, Pengurus Baru PKS Tangsel Siap Gas Pol

Written By Admin on Selasa, 23 Februari 2021 | 03.59

TANGSEL — Setelah beberapa waktu lalu mengunjungi Airin di Balaikota Tangsel, kini kepengurusan baru PKS Tangsel menggebrak dengan acara Peresmian Gedung Baru dan Pelantikan Pengurus Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Dewan Etik Daerah (DED) serta Kepengurusan lengkap DPD PKS Tangsel periode 2020-2025 yang dilantik langsung oleh Ruhamaben selaku Sekretaris DPW PKS Provinsi Banten, pada hari Minggu (21/2).




Dalam acara yang mengusung tema PKS Tangsel Reborn ini, turut dihadiri oleh Walikota Tangsel Airin serta Wakil Walikota Tangsel sekaligus Walikota Terpilih Banyamin Davnie, juga para anggota dewan dari PKS yakni Mulyanto anggota DPR RI, Budi Prayogo, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten dan Mustopa, Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel beserta seluruh jajaran Fraksi PKS DPRD Kota Tangsel lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua baru DPD PKS Kota Tangsel Dadang Darmawan menyatakan bahwa acara hari ini bernilai sangat strategis bagi partainya. “Dengan renovasi terhadap Gedung Kantor DPD serta dilantiknya kepengurusan baru PKS Tangsel, kami ingin menampilkan semangat baru yang siap gaspol untuk semakin kokoh melayani rakyat,” tegasnya.

Selain itu, Dadang menambahkan bahwa PKS Tangsel punya target besar dalam Pemilu 2024 kelak. “Yakni dengan bertambahnya jumlah kursi legislatif dari jumlah yang sudah ada,” ungkap politisi asal Pamulang ini.

Sementara itu, Walikota Airin dan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie dalam sambutannya kompak menyatakan apresiasinya atas kegiatan hari ini. Baik Airin maupun Benyamin menyatakan selamat atas renovasi Gedung Baru-nya serta kepengurusan baru PKS Tangsel.

Airin menyatakan bahwa PKS adalah mitranya selama 10 tahun memimpin Tangsel. “Baik PKS maupun Pemkot Tangsel sesunguhnya punya visi yang sama, yakni untuk seoptimal mungkin melayani rakyat,” ujarnya.

Mustopa, Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel yang hadir dalam acara tersebut menambahkan, setelah pelantikan ini, PKS Kota Tangsel akan segera melakukan konsolidasi struktur hingga tingkat kelurahan sehingga target yang ditentukan pengurus baru bisa tercapai.

“Saya merasakan optimisme yang besar. Dengan kesolidan di seluruh jajaran pengurus baru ini sampai ke tingkat bawah, akan menjadi bekal untuk semakin kokohnya partai dan tercapainya kemenangan PKS di 2024.” imbuh politisi PKS ini.

Acara yang berlangsung sejak pagi sampai sore hari ini berlangsung dengan meriah. Dalam acara yang menerapkan protokol kesehatan ketat ini, juga turut ditampilkan berbagai stand UMKM binaan dari PKS Tangsel mulai dari makanan sampai produk fashion.

—————–
Tim Humas DPD PKS Kota Tangsel

Fraksi PKS DPRD Tangsel Sayangkan Kerumunan Massa Akibat Pembagian BST

Written By Admin on Rabu, 03 Februari 2021 | 21.37


Tangsel -- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti kerumunan massa saat pembagian bantuan sosial tunai (BST) yang terjadi di beberapa kelurahan di Tangsel, kemarin (12/1/2021).

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Selatan, dr. Shinta W. Chairuddin sangat menyayangkan adanya kerumunan yang terjadi akibat pembagian BST tersebut. Karena , kerumunan itu terjadi disaat bersamaan pemerintah pusat maupun daerah tengah mengetatkan kebijakan tentang pencegahan dan pemberantasan pandemi Covid-19 melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).




"Saya sangat prihatin dan menyesalkan soal pembagian BST yang mengundang kerumunan massa di Kelurahan Kedaung khususnya, padahal di kelurahan lain ada yang bisa dilakukan dengan tertib dan baik. Ini berarti kurang sensitifnya para pelaksana di lapangan terhadap kebijakan pemerintah kota yang strich dalam melawan Covid-19,” kata Shinta.

Karena itu, dalam menanggapi persoalan itu, Shinta meminta Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany melakukan evaluasi dan ketegasan. Sebab, kata dia, jika tidak mendapat teguran keras, dikhawatirkan kasus serupa akan berulang.

“Selain itu, kami meminta Pemkot untuk melakukan tracing untuk mencegah penyebaran virus Corona terhadap mereka yang hadir dalam pembagian BST tersebut,” tegasnya.

Alasan verifikasi faktual yang menyebabkan terjadinya kerumunan massa yang dilontarkan pejabat terkait, menurut Shinta, tidak bisa dibenarkan. “Itu tidak sesuai dengan komitmen pemerintah dalam memberlakukan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat. Bagaimanapun kerumunan massa sangat beresiko tinggi terhadap penyebaran Covid-19 akhir-akhir ini,” terangnya.

Pihaknya menilai pelaksana kebijakan kurang inovatif. Seharusnya, tambah dia, mereka dapat melakukan pembagian BST dengan cara-cara yang efektif, efisien, dan aman.
“Misalnya dengan jemput bola, dimana petugas dari kelurahan dan kantor Pos dan Giro menyerahkan bantuan langsung ke kediaman penerima. Atau jika dikumpulkan mesti ada jadwal pengambilan dengan pembatasan peserta yang hadir serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” terangnya.

Meski demikian, dengan adanya kerumunan dalam pembagian BST, Shinta berharap Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Tangsel Wahyunoto Lukman dan kecamatan sebagai leading sector, diperintahkan untuk melakukan koordinasi yang lebih baik dan menemukan akar masalah dari temuan tersebut.

PSBB Dilanjutkan, Fraksi PKS Akan Kawal dan Awasi Anggaran Bansos

Written By Admin on Rabu, 06 Mei 2020 | 00.15

Setu—Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka penanganan Covid-19 di wilayah Kota Tangerang Selatan telah diberlakukan kembali terhitung mulai Sabtu (2/5/2020). Keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi Pemkot Tangerang Selatan terhadap penerapan PSBB tahap satu selama dua pekan sebelumnya. 


Fraksi PKS sangat menyayangkan keterlambatan pemberian bantuan sosial terhadap warga yang terdampak langsung wabah covid 19, terutama beban perekonomian mereka yang semakin berat. Untuk itu, pada tahap yang kedua ini, Pemkot diminta  segera merealisasikan bantuan  percepatan penanganan dampak  Covid-19 secara meluas dan tepat sasaran.

“Pemkot melalui Dinas Sosial tanggal 5 Mei berjanji menyalurkan bantuan sosial untuk 5.300 warga yang terdampak virus Corona Covid-19. Mudah-mudahan tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran karena bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Mereka benar-benar membutuhkan bantuan dari Pemerintah Kota dalam situasi seperti ini,” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Selatan Sri Lintang Rosi Aryani. 

Menurut Lintang, masalah utama tersendatnya bansos adalah soal data yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. “Warga yang termasuk dalam kategori sesuai kriteria yang inginkan Kemensos itu sulit didapatkan di lapangan, padahal hampir semua warga terkena dampaknya,” katanya, seraya berharap Pemerintah Pusat dapat menyederhanakan mekanisme penyaluran bansos.   

Di tingkat daerah Lintang juga berharap Pemkot melakukan diskresi dengan pengawalan aparat, termasuk juga pentingnya melakukan sosialisasi secara masif  tentang siapa saja yang berhak menerima bantuan dari berbagai sumber itu agar terjadi pemerataan. “Pekerja maupun wirausaha hampir semuanya terkena imbasnya, pendapatan mereka menurun, bahkan ada yang sangat drastis, sehingga mereka ini juga perlu dibantu,” katanya. 

Pemkot, lanjut Lintang, mesti bijak serta berhati-hati dalam menentukan warga yang berhak mendapatkan bantuan. Sebab, lanjutnya, bantuan yang sudah dianggarkan oleh Pemkot Tangerang Selatan jangan sampai menimbulkan kecemburuan sosial dan menambah masalah baru. “Pemerintah harus memperhatikan aspek keakuratan data penerima bantuan. Sebab, semua data dan pelaksanaan distribusinya akan diawasi oleh publik. Akuntabilitas dan transparansi anggaran mesti betul-betul diperhatikan,” ujarnya.   

Fraksi PKS dan Komisi-komisi terkait, kata Lintang, akan mengawal dan mengawasi realokasi bantuan sosial, baik yang bersumber dari Kemensos, Pemerintah Provinsi, maupun dari APBD Kota Tangerang Selatan. “Kami akan mengawal pemanfaatan bantuan di lapangan sehingga tepat sasaran dan tujuan,” tandasnya. 

Anggota Fraksi PKS yang duduk di Komisi II Hj. Shanty Indriaty juga berharap bantuan-bantuan sosial, baik dari Pusat, Provinsi, CSR dan Pemkot, segera didistribusikan sesuai dengan waktu yang telah dijanjikan. “Perlu sinergisitas antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah dalam penyaluran bansos ini karena Anggaran untuk penangan  dampak wabah Covid-19 tidak sedikit,” tuturnya. *

PSBB Diterapkan, Fraksi PKS Tekankan Percepatan Bantuan dan Transparansi Anggaran

Written By Admin on Senin, 20 April 2020 | 01.15

Setu—Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang Selatan telah diberlakukan sejak Sabtu (18/4/2020). Kebijakan ini tentu berkonsekuensi terhadap kehidupan masyarakat khususnya secara ekonomi.


Sebagian besar warga yang sebelumnya sudah melakukan karantina mandiri selama dua pekan, ditambah lagi dengan penerapan PSBB, akan  semakin terpuruk   perekonomiannya. Untuk itu, Pemerintah Kota  diminta  segera merealisasikan bantuan  percepatan penanganan dampak  Covid-19.

“Bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Mereka benar-benar membutuhkan bantuan dari Pemerintah Kota dalam situasi seperti ini,” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Selatan Sri Lintang Rosi Aryani.

Bantuan yang sudah dianggarkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan, menurut  Lintang, harus segera diwujudkan dengan memperhatikan aspek keakuratan data penerima bantuan. Hal ini, katanya, akan terkait dengan akuntabilitas dan transparansi anggaran nantinya.

Dia menegaskan  tentang pentingnya keakuratan data jumlah pekerja terdampak langsung wabah virus Covid-19 di Kota Tangerang Selatan, untuk menentukan berapa kebutuhan anggaran yang harus ditambahkan.

Hal itu harus segera dipastikan agar dapat segera direalisasikan. Demikian pula dengan bantuan dana dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta dana bantuan lainnya. "Harapan saya, seluruh  bantuan tersebut  segera dibagikan ke masyarakat secara cepat  dan tepat, karena bantuan kebutuhan pokok lebih mendesak untuk dilakukan sebagai jaring pengaman sosial  dibandingkan dengan jenis bantuan lainnya seperti kartu prakerja dari pemerintah pusat,” pungkas Lintang. *

Ruhamaben: Hibur Anak-anak Dengan Berbagi Kado

Written By Admin on Jumat, 03 April 2020 | 02.31

TANGSEL --- Bakal Calon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Ruhamaben membagikan paket kado kepada anak-anak yang orang tuanya terdampak ekonomi akibat pandemi virus Corona di wilayah Pondok Aren, Kota Tangsel.


"Anak-anak usia sekolah juga terdampak virus Corona, karena sekolah diliburkan dan kegiatan belajar dialihkan ke rumah masing-masing," kata Ruhamaben usai membagikan paket kado ke rumah-rumah warga.

Pria yang akrab disapa Ruhama ini mengatakan, selama proses belajar di rumah tentu anak-anak bisa merasa bosan karena tidak ada interaksi dengan teman-teman sekolah dan guru. Karena itulah, pihaknya berinisiatif berbagi paket kado dan mengajak anak-anak agar tetap tersenyum.

"Semoga paket kado tersebut bisa membuat anak-anak tetap tersenyum, dan bisa memotivasi agar terus semangat selama belajar di rumah," harap Balon Walikota yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Dalam kesempatan tersebut, Ruhama juga mengajak warga Kota Tangsel agar tetap tenang dan mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap #DirumahAja selama pandemi virus Corona.*

Mustopa Bagikan Paket Bansos untuk Warga yang Terdampak Ekonomi

Written By Admin on Kamis, 02 April 2020 | 22.51

TANGSEL --- Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Mustopa membagikan paket bantuan sosial berupa sembako ke warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi virus Corona di lingkungan Kelurahan Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangsel, Jumat (03/04/2020) pagi.


"Kegiatan ini merupakan bagian dari partisipasi dalam membantu warga yang terdampak secara ekonomi. Memang secara kuantitas tidak mungkin menyentuh semua lapisan yang terdampak, tetapi setidaknya bisa membahagiakan para penerima manfaat," kata Mustopa usai menyerahkan paket bansos ke pengurus lingkungan setempat.

Mustopa mengatakan, prosedur social distancing (jaga jarak interaksi) tetap dijalankan saat penyerahan paket bantuan sosial, sehingga acara tersebut tidak mengundang warga masyarakat untuk berkumpul di satu titik.

"Nantinya paket bantuan sosial akan dibagikan oleh pengurus lingkungan dan tokoh masyarakat setempat ke rumah warga masing-masing," ujarnya.

Mustopa juga akan mendorong Pemerintah Kota Tangsel agar menyiapkan paket bantuan sosial dengan memperbanyak penerima manfaat dan perbesar nilainya, sehingga semua warga Kota Tangsel yang terdampak ekonomi kebutuhannya bisa terpenuhi.

"Tanggung jawab lebih besar kepada masyarakat Kota Tangsel tentu ada di Pemda sebagai penerima amanah di lembaga eksekutif," ujar politisi PKS ini.

Mustopa juga berharap, partisipasi dalam bantuan sosial ini dapat memicu banyak elemen lain untuk saling berbagi.

"Pandemi virus Corona merupakan ujian bagi kita semua, dimana kita juga diuji untuk peka terhadap lingkungan dan peduli terhadap sesama," harapnya.*

Sebelumnya, Mustopa juga sudah membagikan ribuan handsanitizer, disinfektan, dan masker ke warga lingkungan Jurang Mangu Barat, Pondok Aren.

"Semoga paket bantuan sosial ini bermanfaat dan berarti bagi warga saya," imbuh Jainuddin, Ketua RT 03/02, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren.*

Bersatu Tanggulangi Virus Corona, Ruhamaben Sarankan Ini.

Written By Admin on Jumat, 27 Maret 2020 | 06.03

Tangsel -- Ruhamaben, Bakal Calon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) mengajak semua warga masyarakat untuk bersatu dan bersinergi dengan Pemkot Tangsel dalam upaya penanggulangan virus Corona.


Ajakan calon walikota yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini tak terlepas dari data jumlah masyarakat positif Corona atau Covid-19 yang terus bertambah di Kota Tangsel, bahkan kini masuk dalam zona merah.

"Karena itulah, saat ini sangat dibutuhkan sinergi yang erat antara pemkot dan masyarakat. Pemkot sebagai stakeholder utama wajib menyiapkan strategi dan kebijakan yang optimal dalam menanggulangi wabah ini," kata Ruhamaben usai melepas Relawan PKS yang ditugaskan menyemprot disinfektan ke rumah-rumah penduduk dan tempat ibadah di beberapa kecamatan, Jumat (27/3/2020) pagi.

Pria yang akrab disapa Ruhama ini menyarankan agar Pemkot Tangsel menggunakan seluruh aset, kemampuan dan perangkat yang dimiliki sampai tingkat RT dan RW. Juga saluran informasi kepada publik harus dibuka disertai dengan arahan-arahan yang perlu dilakukan oleh masyarakat.

"Selain itu, bangun keterlibatan semua unsur masyarakat,  mulai dari LSM, ormas-ormas kepemudaan, ormas keagamaan dan lainnya untuk bersama-sama berpartisipasi dalam kerja bersama menanggulangi wabah ini. Hal tersebut juga harus dilakukan di semua tingkatan mulai di level kota sampai tingkat RT-RW," ujarnya.

Ruhama juga menyarankan, agar Pemkot Tangsel perlu mengajak sektor swasta baik yang besar maupun kecil dan menengah untuk turut serta berpartisipasi membantu kerja bersama ini, baik dalam bentuk support materiil maupun bentuk support lainnya.

Selain itu, lanjut Ruhama, dengan adanya social distancing dan WFH (Work From Home) tentu akan berdampak pada pekerja non formal seperti buruh harian, driver ojol dan sebagainya. Maka saatnya kita saling bahu membahu membantu warga yang paling terdampak secara ekonomi ini.

"Kami yakin, melalui sinergi tripartit antara pemkot, unsur masyarakat dan sektor swasta, maka penanggulangan wabah virus Corona di Kota Tangsel akan jauh lebih maksimal," ungkapnya.*

Putusan MA Sejalan Dengan Perjuangan PKS Yang Menolak Kenaikan Iuran BPJS

Written By Admin on Kamis, 12 Maret 2020 | 17.49

Setu—Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Selatan Sri Lintang Rosi Aryani menyambut baik putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan judicial review atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam putusan tersebut, MA membatalkan kenaikan iuran BPJS per 1 Januari 2020.


“Alhamdulillah wa syukurillah MA mengabulkan judicial review dan membatalkan kenaikan iuran BPJS yang diatur dalam Perpres. Keputusan ini sejalan dengan perjuangan PKS yang menolak kenaikan iuran BPJS”, ujar Lintang menanggapi keputusan MA yang dirilis pada Senin, 9 Maret 2020.

Menurut Lintang, keputusan MA tersebut memberikan sinyal masih adanya hati nurani para hakim, serta harapan tegaknya keadilan di negeri tercinta ini. Keputusan itu, lanjutnya, berarti memberikan mandat kepada Pemerintah untuk mengembalikan iuran BPJS seperti sebelum dikeluarkannya Perpres tentang Jaminan Kesehatan. 

“Keputusan MA terkait dengan pembatalan kenaikan BPJS itu sudah sesuai dengan harapan kita karena memang tugas Pemerintah untuk melaksanakan pelayanan kesehatan dengan baik dan murah,” tandasnya.

Kemudian Fraksi  PKS mendorong pemerintah segera  melaksanalan keputusan MA tersebut dan mengembalikan selisih iuran yg sudah di bayarkan  masyarakat.*

TOP PKS Ciputat Timur Berhasil Jaring Ratusan Anggota Baru

Written By Admin on Senin, 09 Maret 2020 | 17.56

Ciputat Timur—Sekira 200 orang berkumpul di Cafe Omah Kopi di kawasan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Ahad (8/3/2020). Mereka mengikuti Training Orientasi Partai (TOP) yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Ciputat Timur.


Warga masyarakat dari berbagai kalangan dan usia tersebut begitu antusias mendengarkan pengarahan dan penyajian materi dari beberapa narasumber, antara lain bakal calon walikota Tangerang Selatan Ruhamaben, Anggota Fraksi PKS DPR RI dapil Banten II Mulyanto, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangsel periode 2014-2019 Siti Chadijah, anggota FPKS DPRD Banten Andi Cut Muthia, serta Ketua DPD PKS Tangsel Agus Winarjo, serta Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangsel Sri Lintang Rosi Aryani.

Ruhamaben, balon walkot Tangsel  disambut dengan sukacita sebagai kandidat yang diusung PKS. Menurut Rama—sapaan akrab Ruhamaben—PKS partai yang selalu mengajak warga kepada kebaikan dan kemaslahatan umat dan bangsa. Oleh karena itu dia berharap konstituen cerdas dalam menyalurkan aspirasinya kepada partai dan pemimpin yang memihak rakyat.

Anggota DPR Mulyanto mendukung apa yang disampaikan Rama. Menurutnya, PKS adalah partai berbasis Islam yang membela kepentingan umat, rakyat, dan bangsa. “PKS berani tampil di depan dalam menyuarakan aspirasi rakyat dan umat. Kasus kenaikan iuran BPJS, dugaan megakorupsi Jiwasraya, hanya PKS yang tampil di depan,” ujarnya.

Ketua Fraksi PKS Sri Lintang Rosi Aryani optimis PKS akan berkembang cepat menjadi partai  atas  dengan hadirnya ratusan warga yang  bersemangat  bergabung menjadi anggota keluarga besar PKS.

 “Banyak orang yang belum tahu bahwa PKS itu partai yang berbeda dengan kebanyakan partai politik lainnya, termasuk dengan sesama partai Islam. Nah, TOP ini merupakan sarana untuk memberikan pemahaman bahwa PKS adalah partai yang memperjuangkan kepentingan rakyat,” terangnya. *
 
Copyright © 2015. PKS Kota Tangerang Selatan
Proudly powered by HUMAS_PKS_TANGSEL