Nabil: Kurban Jadi Momen Memperkuat Kedekatan Kader dan Warga

Tangerang Selatan – Pelaksanaan kurban di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Tangerang Selatan pada Rabu (27/5/2026) menjadi momentum mempererat kebersamaan antarkader dan masyarakat. Kegiatan tersebut melibatkan kader PKS serta warga dalam proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban.

Sekretaris DPD PKS Kota Tangerang Selatan Nabil Ahmad Fauzi mengatakan, kegiatan kurban bukan hanya sekadar ibadah tahunan. Menurut dia, Iduladha juga menjadi sarana memperkuat kedekatan kader PKS dengan masyarakat.

“Pelaksanaan kurban di DPD ini menjadi ajang kebersamaan. Kader saling membantu mulai dari persiapan, penyembelihan, hingga pembagian daging kepada masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Nabil tersebut.

Ia menjelaskan, proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dan memperhatikan aspek kesehatan hewan. Seluruh hewan kurban dipastikan dalam kondisi sehat dan layak untuk disembelih.

Selain kader, masyarakat sekitar turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Daging kurban kemudian dibagikan kepada warga yang membutuhkan di berbagai wilayah sekitar kantor DPD PKS Kota Tangerang Selatan.

Nabil menilai, semangat gotong royong yang terbangun dalam kegiatan kurban menjadi nilai penting yang terus dijaga oleh PKS. Menurut dia, kebersamaan tersebut juga memperkuat hubungan sosial antara kader dan masyarakat.

“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus mempererat ukhuwah dan menghadirkan manfaat yang lebih luas untuk masyarakat,” kata Nabil.

PKS Tangsel Tebar 41 Sapi dan 51 Kambing, Pak Mus: untuk Masyarakat

Tangerang Selatan – PKS menebar hewan kurban di seluruh wilayah Tangerang Selatan pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan kurban dilaksanakan di tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Tangerang Selatan hingga dewan pimpinan cabang (DPC) PKS di tingkat kecamatan bersama masyarakat.

Pelaksanaan kurban tingkat DPD digelar di Kantor DPD PKS Kota Tangerang Selatan pada Rabu (27/5/2026). Sementara itu, penyembelihan kurban tingkat DPC dilaksanakan serentak di masing-masing kecamatan pada Kamis (28/5/2026).

Ketua DPD PKS Kota Tangerang Selatan Dr. Mustopa mengatakan, total hewan kurban yang disalurkan PKS se-Tangerang Selatan mencapai 41 ekor sapi dan 51 ekor kambing. Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat di berbagai wilayah Tangsel.

“Alhamdulillah, tahun ini PKS bersama masyarakat kembali melaksanakan ibadah kurban secara gotong royong. Kami ingin memastikan manfaat kurban benar-benar dirasakan masyarakat Tangerang Selatan,” ujar pria yang akrab disapa Pak Mus tersebut.

Pak Mus menjelaskan, proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dan memperhatikan aspek kesehatan hewan. Seluruh hewan kurban juga dipastikan telah melalui pemeriksaan kesehatan dan memiliki sertifikat sehat.

Menurut dia, kegiatan kurban menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara kader PKS dan masyarakat. Selain sebagai ibadah, kurban juga menjadi bentuk kepedulian sosial kepada warga yang membutuhkan.

“Semangat berbagi dan melayani masyarakat harus terus dijaga. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa keberkahan untuk warga Tangerang Selatan,” kata Pak Mus.

Pak Mus Gaungkan Ketahanan Pangan dari Pekarangan Rumah Warga

Foto Ketua DPD PKS Kota Tangerang Selatan, Dr. H. Mustopa, M.A., atau yang akrab disapa Pak Mus, sedang menyampaikan sambutan di podium pada acara Puncak Milad PKS ke-24

TANGERANG SELATAN — Ketua DPD PKS Kota Tangerang Selatan, Dr. H. Mustopa, M.A., menggaungkan pentingnya gerakan ketahanan pangan berbasis rumah tangga dalam sambutannya pada Puncak Milad ke-24 PKS Tangsel, Minggu (18/5).

Sosok yang akrab disapa Pak Mus itu menegaskan, ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan terdekat masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan pekarangan rumah warga. Ia menyebut seluruh struktur PKS hingga tingkat ranting didorong menghadirkan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Setiap ranting PKS harus mampu membuat sesuatu yang berdampak kepada masyarakat. Salah satunya adalah ketahanan pangan,” ujar Pak Mus di hadapan kader dan tamu undangan.

Ia menjelaskan, PKS Tangsel tengah mendorong berbagai program ketahanan pangan, di antaranya gerakan pembagian bibit cabai, pemanfaatan lahan rumah, hingga rencana pengembangan lumbung pangan dan bank sampah di wilayah binaan kader.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata PKS di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang politik tetapi juga pemberdayaan sosial dan lingkungan.

“PKS ingin hadir bukan hanya dalam politik, tetapi juga melalui solusi nyata untuk masyarakat, termasuk lewat gerakan ketahanan pangan dan pembagian bibit cabai,” katanya.

Pak Mus juga mengapresiasi peran kader di tingkat ranting dan DPC yang selama ini aktif bergerak langsung bersama masyarakat. Ia menyebut PKS Tangsel saat ini telah memiliki 54 ranting yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Tangerang Selatan.

Selain isu ketahanan pangan, dalam sambutannya Pak Mus juga menyinggung pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan partai politik dalam menghadapi tantangan sosial ke depan.

Puncak Milad ke-24 PKS Tangsel turut dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan Drs. H. Benyamin Davnie, jajaran pengurus PKS Provinsi Banten, anggota DPRD, kader, serta tokoh masyarakat.

Dalam acara tersebut juga digelar prosesi pemotongan tumpeng milad, pengukuhan Dewan Penasehat DPD PKS Tangsel, serta pemberian apresiasi kepada keluarga tokoh-tokoh PKS Tangerang Selatan yang telah berpulang ke rahmatullah.

Wali Kota Tangsel Puji Kaderisasi PKS: “Berjalan Efektif sampai Akar Rumput”

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan sambutan pada acara Puncak Milad PKS ke-24 Kota Tangerang Selatan di depan kader dan pengurus PKS.

TANGERANG SELATAN — Wali Kota Tangerang Selatan Drs. H. Benyamin Davnie memuji sistem kaderisasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dinilainya berjalan efektif hingga tingkat akar rumput masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Benyamin saat menghadiri Puncak Milad ke-24 PKS Kota Tangerang Selatan yang digelar pada Minggu (18/5). Dalam sambutannya, ia menilai kekuatan PKS terletak pada pembinaan kader yang konsisten dan terstruktur hingga tingkat bawah.

“Memang betul ini karena sistem pembinaan PKS, kaderisasi ini berjalan secara efektif,” ujar Benyamin di hadapan jajaran pengurus dan kader PKS Tangsel.

Menurutnya, kekuatan kaderisasi PKS tidak hanya terlihat dalam kontestasi politik, tetapi juga dalam keterlibatan sosial di tengah masyarakat. Ia bahkan menyebut keberadaan kader PKS sudah terasa hingga pelosok Kota Tangerang Selatan.

“PKS sudah eksis di tengah-tengah masyarakat, di pelosok-pelosok masyarakat. Cahaya PKS itu sudah disinarkan di tengah masyarakat,” katanya.

Benyamin juga menilai sumber daya kader yang dimiliki PKS dapat menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah, khususnya dalam bidang ketahanan pangan, ekonomi masyarakat, hingga pembinaan sosial.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan PKS dapat terus diperkuat melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Benyamin turut mengajak kader PKS untuk terlibat dalam pengembangan urban farming, pertanian vertikal, hingga program pemberdayaan ekonomi warga di lingkungan permukiman.

“Semua sumber daya yang ada ini bisa kita gunakan untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Tangerang Selatan,” ucapnya.

Puncak Milad ke-24 PKS Tangsel turut dihadiri jajaran pengurus PKS Provinsi Banten, anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta ratusan kader PKS dari berbagai wilayah di Kota Tangerang Selatan.

PKS Tangsel Lindungi Pembimbing UPA dengan BPJS Ketenagakerjaan Gratis

TANGERANG SELATAN — DPD PKS Kota Tangerang Selatan mulai memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis bagi para pembimbing UPA (Unit Pembinaan Anggota) sebagai bentuk perhatian kepada para pejuang dakwah di tingkat akar rumput.

Program tersebut diumumkan dalam Puncak Milad ke-24 PKS Tangsel, Minggu (18/5), yang ditandai dengan penyerahan simbolis BPJS Ketenagakerjaan oleh Ketua DPD PKS Tangsel, Dr. H. Mustopa, M.A., kepada Ketua BKAP PKS Tangsel Ustaz Umar Shohuddin, Lc., dan Ustazah Irma.

Dalam keterangannya, Mustopa menyebut hingga saat ini sekitar 80 pembimbing UPA tingkat utama, madya, dan dewasa di Kota Tangerang Selatan telah aktif mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

“Hari ini sudah aktif sekitar 80 BPJS Ketenagakerjaan untuk para pembimbing UPA se-Kota Tangerang Selatan,” ujar Mustopa.

Ia menjelaskan jumlah tersebut masih akan terus bertambah seiring proses pendataan yang sedang dilakukan oleh DPD PKS Tangsel. Saat ini, kata dia, sekitar 130 pembimbing telah mengisi pendataan awal melalui formulir yang disiapkan panitia.

Menurut Mustopa, program tersebut bukan hanya sebatas pendaftaran administrasi, tetapi iuran BPJS Ketenagakerjaannya juga dibayarkan langsung oleh DPD PKS Tangsel selama masa kepengurusan berjalan.

“Bukan cuma didaftarkan, tapi kami bayarkan sebagai wujud perhatian dan kasih sayang kepada para pejuang dakwah,” katanya.

Ke depan, PKS Tangsel menargetkan program perlindungan tersebut dapat diperluas tidak hanya bagi pembimbing UPA, tetapi juga pembina serta seluruh pengurus PKS di berbagai tingkatan di Kota Tangerang Selatan.

Mustopa berharap program tersebut dapat memberikan rasa aman dan manfaat nyata bagi kader-kader yang selama ini aktif membina masyarakat.

“Insyaallah setelah pembimbing selesai, berikutnya pembina dan seluruh pengurus se-Kota Tangerang Selatan juga akan kita data,” ujarnya.

Program BPJS Ketenagakerjaan tersebut mencakup perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi para penerima manfaat.

Dari Bibit Cabai hingga E-Commerce UMKM, PKS Tangsel Gaungkan Semangat Berdaya

Foto bersama seluruh peserta Puncak Milad PKS ke-24 Kota Tangerang Selatan bersama jajaran pengurus, tokoh PKS, anggota legislatif, dan tamu undangan yang hadir di lokasi acara.

DPD PKS Kota Tangerang Selatan menggelar Puncak Acara Milad Berdaya di Teras Tangsel Hall, Ahad (17/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan milad yang sebelumnya diisi berbagai agenda olahraga, sosial, dan pemberdayaan kader di seluruh wilayah Tangerang Selatan.

Acara yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB itu dihadiri keluarga besar PKS Kota Tangerang Selatan, mulai dari anggota tingkat kelurahan hingga perwakilan Unit Pembinaan Anggota (UPA). Hadir pula perwakilan DPW PKS Banten, Ir. H. Ruhamaben, M.S.A.E., serta Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

Mengusung tema “Milad Berdaya” dengan fokus pada ekonomi, pangan, dan energi, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang konsolidasi kader, tetapi juga menghadirkan sejumlah program pemberdayaan.

Salah satu program yang diperkenalkan dalam acara tersebut ialah Pasar Kita Semua, platform e-commerce yang ditujukan untuk membantu pemasaran produk anggota dan pelaku UMKM anggota PKS. Platform tersebut diharapkan dapat memperluas akses pemasaran sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Selain itu, panitia juga membagikan bibit tanaman cabai kepada seluruh peserta yang hadir. Pembagian bibit dilakukan sebagai simbol gerakan ketahanan pangan rumah tangga yang dimulai dari lingkungan keluarga.

“PKS ingin hadir bukan hanya dalam politik, tetapi juga melalui solusi nyata untuk masyarakat, termasuk lewat gerakan ketahanan pangan dan pembagian bibit cabai,” ujar Ketua DPD PKS Kota Tangerang Selatan, Dr. H. Mustopa, M.A., dalam sambutannya..

Dalam acara tersebut juga digelar prosesi pemotongan tumpeng milad, pengukuhan Dewan Penasehat DPD PKS Tangsel, serta pemberian apresiasi kepada keluarga tokoh-tokoh PKS Tangerang Selatan yang telah berpulang ke rahmatullah.

Panitia turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba Reels TikTok dan turnamen mini soccer antar-DPC yang sebelumnya menjadi bagian dari rangkaian Milad Berdaya.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya 10 stan bazar UMKM dari masing-masing DPC se-Tangerang Selatan. Beragam produk makanan, minuman, dan produk kreatif anggota ditampilkan dalam bazar tersebut.

Sebelum acara puncak digelar, rangkaian Milad Berdaya telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan melalui kegiatan jalan sehat, challenge video reels, dan turnamen mini soccer antar-DPC.

Melalui kegiatan tersebut, PKS Tangsel berharap semangat pemberdayaan dapat terus tumbuh, baik dalam penguatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, maupun pelayanan kepada masyarakat.

PKS Tangsel Gelar Seminar Bisnis Affiliate Indonesia–Korea, Dorong Peluang Usaha Digital Warga

Seminar bisnis affiliate bertajuk “From Tangsel to Korea” digelar di Kantor DPC PKS Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif (BUMKRAF) DPD PKS Tangerang Selatan itu menghadirkan mentor bisnis Indonesia–Korea, Kang Gilar, yang juga merupakan pengusaha di Korea Selatan.

Dalam seminar tersebut, peserta mendapatkan pelatihan mengenai peluang bisnis affiliate dan penjualan produk Indonesia untuk pasar warga Indonesia di Korea Selatan melalui platform digital dan media sosial.

Berbagai produk yang dinilai memiliki potensi pasar di Korea Selatan diperkenalkan, mulai dari daging halal, mi instan, bumbu kemasan, hingga makanan dan minuman khas Indonesia lainnya. Peserta juga dibekali pemahaman dasar mengenai strategi pemasaran online dengan memanfaatkan telepon genggam dan media sosial.

Ketua Bidang Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif (BUMKRAF) DPD PKS Tangerang Selatan, Hendra Alamsyah, mengatakan kegiatan ini bertujuan membuka peluang penghasilan tambahan bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan generasi muda yang ingin memulai usaha digital.

“Bisnis digital saat ini memberikan peluang besar. Melalui pelatihan ini, kami ingin masyarakat melihat bahwa pasar internasional, termasuk Korea Selatan, bisa dijangkau dari rumah hanya dengan memanfaatkan HP dan internet,” ujar Hendra.

Seminar berlangsung sejak pukul 08.30 WIB dan diikuti peserta dari berbagai kalangan di Tangerang Selatan. Selain sesi pemaparan materi, acara juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai pengalaman menjalankan bisnis Indonesia–Korea.

BUMKRAF DPD PKS Tangerang Selatan berharap kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya pelaku usaha digital baru yang mampu memasarkan produk lokal Indonesia ke pasar luar negeri.